WONDERFUL TECHNOLOGIES ( Telecommuting and Wireless)

TELECOMMUTING

Tiada henti-hentinya jika kita membicarakan tentang teknologi, memang benar bahwa perbincangan tentang teknologi akan terus eksis seiring perkembangan teknologi itu sendiri. Saat ini dunia sudah memasuki era globalisasi yang mana identik dengan teknologi dalam kehidupannya. .Jika ingin menjabarkan bukti kemajuan teknologi, menurut saya akan menjadi banyak sekali. Sekali lagi saya terheran-heran dengan inovasi-inovasi teknologi saat ini, sebegitu cerdasnya manusia dan sebegitu cepatnya “virus” teknologi menyebar dan merajalela di seluruh dunia. Pembahasan kali ini masih seputar bukti perkembangan teknologi yaitu tentang Telecommuting dan Wireles.

Telecommuting atau telework adalah sebuah konsep dimana pekerjaan bisa dilakukan tanpa dibatasi oleh ruangan, yang artinya bekerja dengan menggunakan teknologi telekomunikasi seperti telepon, mesin fax dan internet.  Menurut Wikipedia, telecommuting merupakan perjanjian kerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja dalam hal tempat dan waktu kerja dengan bantuan teknologi. Dalam hal ini seorang pekerja biasanya bisa bekerja dirumah atau ditempat lainnya tanpa harus pergi ke kantor . Pekerja bisa tetap melakukan aktivitas pekerjaannya melalui teknologi dan orang yang bertelecommuting disebut Telecommuter. Menurut saya konsep telecommuting menghapuskan jarak dan waktu yang harus dilalui seseorang dalam bekerja, hal ini karena teknologi terlebih dengan adanya internet merupakan “alat” komunikasi tidak langsung bagi manusia tanpa harus bertatap muka langsung.

Telecommuting (bekerja dirumah atau jauh dari kantor) sudah ada sejak lama yaitu sejak tahun 1973 dan digagasi oleh Jack Nilles. Konsep ini memiliki popularitas tinggi sampai saat ini dimana memang banyak pekerja yang melakukan telecommuting. Ada beberapa alasan kepopularitasan Telework yaitu :

-          Adanya sensitivitas pencemaran lingkungan.

-          Bagi karyawan adanya frustasi dan biaya untuk berangkat ke kantor/tempat kerja.

-           Bagi atasan adanya biaya pemeliharaan ruang kantor .

-          Adanya berbagai pilihan dan kemampuan yang ditawarkan oleh teknologi komunikasi elektronik dan internet.

-          Mengurangi kemacetan lalu lintas.

Alasan-alasan tersebut didukung dengan manfaat telecommuting itu sendiri khususnya bagi dunia kerja.

Manfaat bagi pengusaha/ atasan :

-          Kemampuan untuk menarik dan mempertahankan pekerja: Pekerja tidak perlu repot pulang pergi, sehingga kemampuan untuk telecommute dipandang sebagai aset untuk tawaran kerja potensial.

-          Peningkatan pelayanan pelanggan : Karyawan yang telecommute cenderung menjadi lebih bahagia dan kurang terganggu, sehingga menawarkan layanan yang lebih baik bagi perusahaan dan pelanggan.

-          Mengurangi biaya untuk ruang kantor.

-          Penigkatan produktivitas Karena karyawan yang telecommute cenderung lebih produktif.

Manfaat bagi karyawan :

-          Fleksibilitas dalam penjadwalan.

-          Mengurangi tenaga dan waktu untuk pergi ke kantor.

-          Mengurangi biaya transportasi ke kantor sehingga hemat bahan bakar.

-          Mengurangi stress, banyaknya gangguan yang intens di kantor seperti banyaknya orang, latar belakang yang ramai, dan lain-lain.

Berangkat dari hal ini, muncul sebuah ide tentang penciptaan kantor virtual. Kantor virtual adalah kantor dimana pekerjaan yang dapat dikerjakan di lokasi geografis manapun selama lokasi tersebut terhubung dengan lokasi tetap perusahaan melalui teknologi komunikasi elektronik. Kantor virtual disebut juga dengan otomatisasi kantor yaitu, sebuah rencana untuk menggabungkan teknologi tinggi melalui perbaikan proses pelaksanaan pekerjaan demi meningkatkan produktifitas pekerjaan.

Telecommuting menjadi alternatif yang menarik bagi para karyawan di kantor dan juga para pemberi kerja. Ketika para karyawan menikmati tunjangan berupa fleksibilitas dan menghindari perjalanan kerja yang jauh, perusahaan mendapatkan keuntungan dari peningkatan produktivitas dan biaya-biaya yang terkait dengan kantor ( Boone dan Kurtz, 2007 : 465).

Faktor Teknis dari Telecommuting

1. WAN (World Area Network)

WAN adalah jaringan komputer yang mencakup area besar. Contohnya  yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain. WAN berbeda dengan LAN, dimana LAN merupakan jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup area kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah dan lain-lain.

2. VPN (Virtual Private Networks)

VPN adalah jaringan privat / jaringan pribadi yaitu suatu jaringan komunikasi yang dimiliki secara pribadi oleh suatu perusahaan/organisasi yang masih menggunakan medium internet untuk menghubungkan antara suatu lokasi ke lokasi yang lain secara aman.

3. Fast Ethernet, Giga Ethernet, and the Future of Speed

Ethernet adalah jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer. Ethernet terkenal dengan kesederhanaan  dan keandalannya sehingga bisa bertahan sampai saat ini dan menjadi arsitektur jaringan yang paling banyak digunakan.

Fast Ethernet : jenis teknologi jaringan Ethernet yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dari Ethernet biasa yaitu 100 megabit perdetik sementara Ethernet hanya 10 megabit perdetik.

Giga Ethernet : jenis teknologi Ethernet yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dari Fast Ethernet yaitu 1000 megabit perdetik atau 1 giga bit perdetik.

Future of speed :  jenis teknologi jaringan Ethernet dengan kecepatan 10.000 megabit perdetik atau 10 giga bit perdetik. Namun jenis ini belum banyak diimplementasikan dan sedang dikembangkan.

4. VLAN (Virtual LAN)

VLAN adalah model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada
lokasi workstation.

5. QoS (Quality of service)

QoS adalah mekanisme jaringan yang memungkinkan layanan dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Jaringan computer dapat bermasalah seperti masalah jaringan bandwith yang tidak cukup sehingga akan mempengaruhi aplikasi.  QoS dapat menjadikan bandwith dan masalah lainnya dapat diprediksi dan dicocokan dengan kebutuhan aplikasi yang digunakan di dalam jaringan tersebut yang ada.

Disamping manfaatnya, ternyata telecommuting juga memiliki beberapa kekurangan seperti :

-          Telecommuting tidak mudah untuk diterapkan. Hal ini karena tidak sekedar fleksibilitas tempat dan jam kerja, melainkan juga menuntut gaya manajemen, pola hubungan kerja, dan bahkan knowledge, skills dan attitude yang sangat berbeda dari karyawan. Tidak semua pekerjaan cocok dengan telecommuting.

-          Hubungan/relasi sosial berkurang. Teknologi memang menyebabkan segalanya jadi lebih cepat dan praktis, namun hal ini justru mengakibatkan hilangnya social presence yaitu kehadiran sosial. Telecommuting enyebabkan tidak adanya hubungan yang lebih dekat antara para karyawan dan juga antar karyawan dan atasan. Menurut saya hal ini seolah seperti kita bekerja sendiri-sendiri dan tidak saling terhubung secara sosial satu sama lain. Padahal dalam pekerjaan penting sekali adanya hubungan dan komunikasi sosial yang erat agat pekerjaan dilakukan secara maksimal.

-          Antara karyawan akan merasakan alienasi /terasing karena tidak atau jarang berhubungan dengan rekan kerja maupun atasannya.

-          Adanya kendala-kendala teknologi seperti internet yang mati, gangguan pada jaringan dan lain-lain yang bisa menganggu pekerjaan.

Telecommuting memiliki dampak positif maupun negative. Dampak positifnya adalah lingkungan menjadi lebih sehat dan meperbaiki iklim. Studi pada tahun 2008 menunjukan bahwa hal yang menjadi perusak iklim adalah perjalanan sehari-hari karyawan dari rumah menuju kantor. Hal ini akibat emisi karbon dari penggunaan kendaraan. Selain itu mengurangi penggunaan fasilitas kantor lainnya yang juga mengkonsumsi energi, antara lain lampu, komputer, Air Conditioner, dan sebagainya.

Sementara dampak negatifnya ( Badri Munir Sukoco , 2007 : 74) adalah  :

- Pegawai bisa menghindar dari pengawasan pihak manajemen.

-Pegawai akan beranggapan bahwa Telecommuting menyebabkan mereka terkucil dari rekan kerjanya.

-Pegawai akan kehilangan interksi sosial.

-Pegawai kemungkinan besar beranggapan Telecommuting menambah tingkat stress pada rumah tangganya karena seluruh pekerjaan dikerjakan di rumah.

WIRELESS (Jaringan Nirkabel)

Teknologi jaringan kini berkembang dengan pesat. Pada era 80 an teknolgi jaringan computer hanya bergantung pada jaringan berbasis kabel, namun saat ini kemajuan yang terjadi sehingga hal tersebut digantikan dengan teknologi tanpa kabel. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasanpada teknologi dengan kabel yang tidak fleksibel. Wireless adalah teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infra merah pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada komputer dan ponsel) dengan frekuensi tertentu. Wireless atau jaringan nirkabel merupakan teknologi tanpa kabel yang melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Banyak sekali contoh-contoh dari teknologi wireless seperti wireless MP3 yang digunakan untuk mendengarkan music tanpa kabel, handphone atau telepon tanpa kabel yang menggantikan telepon dengan kabel. Intinya, teknologi tanpa kabel ini lebih efektif dan efisien sehingga tidak rumit/ribet dengan kabel dan panjangnya kabel.

Wi Fi ( Wireless Fidelity)

Wi Fi merupakan sekumpulan standar yang digunakan untuk WLAN yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Pada awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.

Wi FI berkaitan dengan Hotspot, yaitu tempat-tempat di mana kita dapat mengakses internet dengan menggunakan teknologi wi-fi. Hotspot adalah tempat di mana kita bisa mengakses internet melalui jaringan wi-fi.

Wireless Network :

WLAN ( Wireless Local Area Network) adalah teknologi LAN yang menggunakan frekuensi dan transmisi  radio sebagai media penghantarnya, pada area tertentu dan menggantikan fungsi kabel. WLAN dimaksudkan sebagai solusi  untuk menjangkau pengguna yang tidak terlayani oleh jaringan kabel, serta untuk mendukung pengguna yang sifatnya bergerak atau berpindah-pindah dan tidak ada jaringan kabel untuk penyaluran data.

Jaringan lokal nirkabel semakin hari semakin umum digunakan terutama dikalangan pengguna laptop dan notebook. Jaringan seperti ini memiliki sejumlah perangkat Transceiver (pengirim-penerima) yang berdiam di lokasi-lokasi tertentu ( Ed Tittel, 2002 : 82).

Jaringan wireless memiliki dua jenis konfigurasi yang digunakan yaitu : Infrastruktur dan Ad Hoc.

Ad Hoc : Pada jaringan ini komunikasi antara satu computer dengan computer lainnya dilakukan secara langsung dan spontan tanpa melalui konfigurasi tertentu selama sinyal dari Access Point dapat diterima dengan baik oleh perangkat-perangkat computer didalam jaringan ini. Jadi terdapat 2 komputer dengan perangkat wifi dapat langsung berkomunikasi tanpa access point dan hanya memerlukan 1 buah komputer yang memiliki nama SSID (Service Set Indentifier). SSID adalah nama sebuah computer yang memiliki card, USB, atau perangkat wireless yang masing-masing harus diberikan nama tersendiri sebagai identitas ( Wahana Komputer, 2006 : 172).

Infrastruktur : Pada jaringan ini, Access Point menghubungkan jaringan WLAN melalui jaringan berbasis kabel.  Jadi pada jenis jaringan ini, untuk melayani perangkat komputer di dalam jaringannya, maka Access Point memerlukan koneksi ke jaringan berbasis kabel terlebih dahulu.

Teknologi wireless memiliki kelebihan maupun kekurangan, kelebihannya adalah :

-          WLAN memungkinkan pengguna untuk bisa mengakses informasi sepanjang waktu selama masih dalam jangkauan WLAN. Bisa mengakses dan melakukan pekerjaan dimana saja asal lokasi tersebut memiliki jaringan WLAN.

-          Tidak perlu repot dengan kabel karena lebih efektif dan efisien sehingga kecepatan instalasi sangat mudah dan cepat dilakukan.

-          Teknologi WLAN sangat memungkinkan untuk membangun jaringan pada area yang tidak mungkin atau sulit dijangkau oleh kabel, misalnya dikota-kota besar, ditempat yang tidak tersedia insfrastruktur kabel.

-          Untuk koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.

Sementara kekurangannya adalah :

-          Biaya peralatan yang cukup mahal.

-          Gangguan gelombang jaringan. Dalam jaringan nirkabel , data antara computer dikirimkan menggunakan gelombang radio karena itu gelombang radio lainnya dapat menganggu lalu lintas gelombang radio jaringan nirkabel ( Jubilee Enterprise, 2009 : 6).

-          Adanya keterbatasan spektrum dan keamanan data yang kurang terjamin. Untuk itu perlu adnya pengaturan dan pengamanan yang memadai pada jaringan nirkabel.

REFERENSI :

Enterprise, Jubilee. (2009). Membuat Jaringan Internet Wireless Tanpa Bantuan Teknisi. PT Elex media Komputindo. Jakarta.

Wahana Komputer. (2006). Menginstalasi Perangkat Jaringan Komputer. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Tittel, Ed. (2002). Computer Networking. Erlangga. Jakarta.

Sukoco, Badri Munir. (2007). Manajemen Administrasi Perkantoran Modern. Erlangga. Jakarta.

Boone & Kurtz. (2007). Contemporary Business. Salemba Empat. Jakarta.

DIGITAL WORLD (TELEVISI DIGITAL)

Memang tidak ada hentinya dalam membicarakan perkembangan teknologi seiring  dengan berkembangnya zaman. Perubahan dalam dunia terjadi tahun demi tahun, belakangan ini banyak sekali perubahan teknologi informasi yang semakin canggih. Namun kecanggihan itu hanya bertahan sementara, karena teknologi yang lebih canggih lagi akan terus bermunculan. Seperti post-post saya sebelumnya yang menjelaskan tentang beberapa teknologi modern, pembahasan saya kali ini akan menjelaskan tentang teknologi digital khususnya pada televisi sebagai salah satu bukti kemajuan teknologi.

Digital merupakan penggambaran dari keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on yang merupakan bilangan biner (Ir. Wijaya Widjanarka N, 2006 : 5). Sistem digital mengubah informasi menjadi bentuk sinyal yaitu disebut sinyal bit (binary digit) yang tidak mudah terpengaruh oleh gangguan. Perubahan besar terjadi dari teknologi televisi analog menjadi teknologi televisi digital. Televisi digital merupakan televisi dengan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar dan suara ke televisi, sinyal tersebut adalah sinyal digital. Televisi digital menggabungkan kualitas gambar dengan suara multichannel resolusi tinggi yang lebih baik dan kemampuan untuk mengintegrasikan Internet dalam pemrograman layar. Seperti kita ketahui bahwa teknologi digital berhubungan dengan internet, begitu pula yang terjadi pada televisi digital.  Televisi digital ditunjang oleh teknologi penerima yang mampu beradaptasi sesuai dengan lingkungannya. Sinyal digital dapat ditangkap oleh sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama sehingga daerah cakupan TV digital dapat diperluas. Pergeseran dari analog ke digital mengubah segala sesuatu yang bersifat manual menjadi otomatis dan dari yang rumit menjadi lebih ringkas.

Berikut adalah kelebihan televisi digital dibanding televisi analog :

-          Mengirimkan informasi dengan lebih cepat

-          Informasi dapat diubah, diproses, dimodifikasi kedalam berbagai bentuk

-          Bisa memproses informasi dalam jumlah yang besar

-          Tidak mudah terpengaruh gangguan dari luar

-          Pengiriman gambar yang lebih jernih dan stabil tanpa efek bayangan atau gambar ganda

-          Kualitas gambar dan warna yang lebih baik

Televisi digital memberikan suara dinamis dan kesetiaan gambar pada saluran transmisi yang diberikan. Terdapat dua layanan dalam transmisi digital:

-          HDTV (High Definition Television)

-          SDTV (Standard Definition Television)

HDTV atau Televisi definisi tinggi adalah teknologi televisi yang memiliki kualitas gambar dan suara tertinggi. Memiliki tingkat resolusi gambar dua kali lipat dari televisi analog  yaitu 720p atau 1080i dan gambar yang terlihat lebih jelas dan nyata sehingga menghasilkan ketajaman gambar yang lebih baik (Giancoli, 2001 : 52). Saat melihat HDTV, gambar tampak begitu jelas dimana kita akan merasa seolah-olah kita berada di sana melihat gambar secara langsung, daripada melalui layar TV.



SDTV atau Televisi definisi standard adalah teknologi televisi yang menawarkan tingkat resolusi lebih rendah dibanding HDT,  yaitu 480p atau 480i.

SDTV VS HDTV :

 Tipe Layar atau tampilan

Konsumen memiliki banyak pilihan teknologi yang tersedia untuk tampilan televisi digital. Saat ini teknologi layar LCD menjadi pilihan populer, karena layar LCD menggunakan lebih sedikit daya listrik dan lebih ramping serta ringan. Televisi digital secara bertahap akan menggantikan transmisi analog di negara-negara teknologi maju, dan akan mempengaruhi apa yang kita tonton, terutama karena  menawarkan akses mudah ke Internet dan bentuk-bentuk lain dari hiburan yang lebih interaktif daripada televisi tradisional. Saya sangat setuju dengan hal ini, memang saat ini orang lebih menyukai televisi dengan layar tipis seperti LCD, menurut saya secara pribadi memang layar tipis terlihat lebih elegan dan mewah serta tidak memakan banyak tempat seperti televisi konvensional.

-          Direct View – CRT (Cathode Ray Tube)

Direct view TV atau televisi tabung tradisional, terdiri dari sebuah tabung sinar katoda tunggal (CRT) dan berkas elektron yang menerangi fosfor pada permukaan dalam layar TV. CRT merupakan tabung penampilan yang banyak digunakan pada layar komputer, TV, monitor video. CRT mempunyai kemudahan ketika dipasang, menginstall dan biaya yang rendah (Rahmat Putra, 2008 : 20).


-          Liquid Crystal Display (LCD)

Adalah media tampilan yang menggunakan Kristal cair sebagai penampil utama. Terdapat banyak sekali titik cahaya (pixel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai suatu titik cahaya dengan sumber cahaya yang disebut Backlight yang ada dibelakang susunan Kristal cair. LCD membutuhkan energy dan sumber daya listrik yang lebih sedikit dibanding tipe layar lainnya (Jubilee Enterprise, 2010 : 90).

-          Plasma Display (Layar plasma)

Merupakan tampilan layar dimana setiap piksel pada layar diterangi oleh sedikit atau dibebankan plasma gas, agak seperti lampu neon kecil (Shelly dan Cashman : 239). Dibandingkan dengan layar LCD, set plasma menawarkan sudut pandang yang lebih luas, warna yang lebih cerah dan ukuran layar yang lebih besar.

-          Digital light processing (DLP) projectors

Teknologi DLP atau pemrosesan cahaya digital menggunakan ratusan ribu chip kecil pada gambar dan digunakan untuk proyeksi gambar. DLP biasa digunakan pada proyek versi digital film pada bioskop sehingga gambar sangat cerah dan tajam.

-          Organic light emitting diode (OLED)

Adalah diode cahaya organik yang memiliki kemampuan memancakan cahaya yang terbuat dari lapisan organik dan fleksibel karena ketipisannya yang mencapai kurang dari 1mm. OLED memiliki tampilan sudut pandang yang lebih luas dibanding yang lainnya, Layar terbuat dari gabungan warna dalam kaca transparan sangat tipis sehingga ringan dan fleksibel, wilayah warna yang lebih luas, tingkat kecerahan gambar yang lebih tinggi dan memiliki reaksi yang lebih cepat yaitu 0,01 ms. OLED diaplikasikan pada telepon genggam, layar computer, kamera digital, laptop, papan pengumuman di bandara dan rumah sakit.

Manfaat Televisi Digital :

Perkembangan televisi digital tentu saja memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia, seperti yang saya alami sendiri dimana manfaat tersebut memudahkan dan memperluas pengetahuan saya. Berikut saya jabarkan :

-          Tersedianya saluran siaran yang lebih banyak karena penyiaran digital. Televisi analog menggunakan 1 frekuensi untuk 1 saluran, misalnya Trans TV berada di frekuensi 42 UHF, RCTI di frekuensi 50 UHF. Artinya, makin banyak siaran televisi maka makin banyak pula frekuensi yang digunakan, sementara frekuensi itu jumlahnya terbatas. Berbeda dengan televisi digital dimana 1 frekuensi bisa menampung sampai 10 saluran Misalnya, di channel 42 UHF digital, terisi oleh SCTV, ANTV, TV One, Trans TV, Trans 7, dan Metro TV.

-          Televisi digital bisa dipakai untuk siaran interaktif. Hal ini Jika televisi berkaitan dengan internet yang menyajikan layanan komunikasi dua arah anatara konsumen dan televisi. Contohnya adalah pada layanan televisi berlangganan seperti  Indovision, Top TV, Telkomvision, dst yang memungkinkan konsumen untuk dapat berinteraksi tentang acara dan program-program TV kabel tersebut serta mengenai pemilihan acaranya sesuai keinginan konsumen. Bahkan kita bisa memesan acara yang kita inginkan melalui program guide (Andi Setiawan, 2010 : 62).

-          Televisi digital hanya membutuhkan daya pancar yang lebih kecil sehingga siaran dapat tetap tertangkap oleh       alat penerima siaran meskipun sedang bergerak cepat seperti dalam mobil atau kereta.

-          Memiliki sudut pandang gambar yang lebih luas sehingga kita bisa melihat lebih detail.

-          Berkaitan dengan satelit dan internet, televisi digital memperluas pengetahuan dan wawasan melalui siaran-siaran tentang seluruh dunia. Ini merupakan manfaat paling besar yang saya rasakan, karena saya mendapatkan banyak informasi tentang dunia luar melalui TV kabel.

Kelemahan Televisi Digital :

-          Teknologi digital berkaitan dengan bilangan 0 dan 1 atau on dan off yang artinya selalu berlawanan. Begitu pula dengan televisi digital yang hanya mengenal dua keadaan yaitu gambar bagus atau justru gambar tidak terlihat sama sekali. Pada televisi analog ketika terjadi gangguan sinyal maka gambar akan mengalami buram, semut, berbayang  namun masih bisa terlihat dan terdengar walaupun buruk. Atau bahkan kita bisa membetulkan posisi antenna TV agar gambar bisa terlihat sempurna. Tapi di televisi digital jika tidak mendapat sinyal, maka kita tidak akan bisa melihat gambar apapun pada layar televisi kita. Hal ini sering sekali saya alami ketika menonton saluran TV kabel AXN, dimana tiba-tiba ketika ada gangguan maka gambar akan berhenti dan tidak bergerak serta tidak bersuara sama sekali.  Jika sudah seperti ini jelas saya jengkel sekali.

-          Biaya perbaikan televisi digital jauh lebih mahal dibanding televisi analog jika mengalami kerusakan, hal ini karena harga televisi digital juga lebih mahal dengan komponen yang lebih rumit dan kualitas tinggi.

-          Kesenjangan sosial semakin besar. Perkembangan teknologi memang selalu membuat adanya ketimpangan sosial antara masyarakat yang mampu dan yang tidak mampu membeli teknologi modern dengan harga yang tinggi. Televisi digital didesain secara modern dengan kualitas tinggi, otomatis harganya pun tidak murah tidak seperti televisi analog biasa lainnya yang lebih terjangkau oleh masyarakat.

-          Untuk HDTV membutuhkan pemakaian bandwith yang sangat besar untuk siaran sekitar 5 kali lipat dibanding televisi konvensional. Dengan pemakaian bandwith yang besar tentu saja membuat biaya produksi semakin tinggi (Jubilee Enterprise, 2010 : 71).

Transisi Televisi analog ke digital

Transisi dari televisi analog menuju televisi digital sudah banyak terjadi di negara-negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, Eropa di Perancis, dan lain-lain. Siaran digital ini memberikan banyak keuntungan seperti penghematan spektrum frekuensi yang sangat significant (disebut sebagai “Digital Dividend”), dan makin baiknya mutu siaran dengan dipakainya High Definition TV, dengan mutu gambar/video yang sangat tinggi. Namun, pesawat televisi analog tidak bisa menerima sinyal digital, maka dari itu dibutuhkanlah pesawat televisi digital dengan alat tambahan Set Top Box yang berfungsi menerima dan merubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Set Top Box berguna untuk meminimalkan resiko kerugian agar pesawat penerima analog dapat menerima siaran analog dari pemancar TV yang menyiarkan siaran TV Digital, sehingga masyarakat yang telah memiliki pesawat penerima TV analog secara perlahan dapat beralih ke teknologi TV digital dengan tanpa terputus layanan siaran yang ada selama ini. Masa transisi diperlukan untuk melindungi puluhan juta pemirsa (masyarakat) yang telah memiliki pesawat penerima TV analog untuk dapat secara perlahan-lahan beralih ke teknologi TV digital dengan tanpa terputus layanan siaran yang ada selama ini.

                        Gambar SET TOP BOX :    

           

Nyatanya, transisi  yang diiginkan tidak bisa terjadi secara instan, tapi butuh proses perlahan-lahan. Kesadaran masyarakat akan transisi teknologi ini masih sangat minim, masyarakat sendiri belum memahami dengan pasti tentang televisi digital. Banyak masyarakat yang tidak tahu dan sadar mengenai transisi ini, bahkan ada yang mengira harus membuang set TV analog mereka untuk transisi ini. Untuk mengatasi hal ini, perlu adanya edukasi terhadap masyarakat tentang informasi dan pendidikan teknologi televisi digital tersebut dan proses transisinya. Beberapa pihak yang ada dibalik transisi televisi digital (penyiar DTV, perusahaan telekomunikasi, pengecer dan produsen DTV) inilah yang harus ikut ambil peran dalam edukasi masyarakat.

-          Penyiar harus memberikan informasi on-air untuk pemirsa tentang transisi DTV.

-          layanan televisi dengan kabel dan satelit harus memberikan pemberitahuan bulanan tentang transisi dalam laporan tagihan pelanggan.

-          Produsen televisi harus memberikan pemberitahuan kepada konsumen tentang dampak transisi pada layar dan hardware yang terkait.

-          Menurut saya, pemerintah juga harus ikut ambil andil dalam upaya sosialisasi transisi digital terhadap masyarakat, dan mengusahakan ketimpangan ekonomi dengan distribusi ekonomi yang merata agar mengurangi kesenjangan sosial yang besar terutama berkaitan dengan daya beli dan akses teknologi canggih seperti Televisi  digital ini.

Kesimpulan

Perkembangan zaman selalu diikuti dengan kemajuan teknologi, karena semakin lama manusia semakin pintar dan inovatif. Televisi digital adalah salah satu karya manusia yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari. Saya percaya bahwa inovasi ini tidak akan berhenti disini, kedepannya nanti pasti akan banyak lagi perkembangan lainnya, bayangkan saja bagaimana teknologi dunia saat tahun 2020? :D

Referensi :

Enterprise, Jubilee. (2010). Teknik Mengubah PC Menjadi Home Theater. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Enterprise, Jubilee. (2010). Teknik Merakit PC Bersistem Operasi Windows 7. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Giancoli. (2001). Physics Fifth Edition. Erlangga. Jakarta.

Putra, Rahmat. (2008). Jago Komputer Dalam Sehari. Tangga Pustaka. Jakarta.

Setiawan, Andi. (2010). Cepat dan Mudah dengan Windows 7. PT Elex Media Komputindo. Jakarta.

Shelly & Cashman. Discovering Computers. Salemba Infotek. Jakarta.

Widjanarka N, Ir. Wijaya. (2006). Teknik Digital. Erlangga. Jakarta.

Serba-Serbi Teknologi dan Masalah disekitarnya : Audio Digital, Masalah Hukum Pembajakan, Y2K, Artificial Intelligence dan Human Computer Interface

AUDIO DIGITAL

Perkembangan teknologi yang pesat melahirkan era digitalisasi yang merupakan era modern, dimana orang bergantung penuh pada teknologi dalam kehidupan sehari-harinya. Begitu pula yang terjadi pada saya yang sudah tertular demam digital. Sebelum saya membahas tentang audio digital, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu digital. Digital berasal dari bahasa Yunani “digitus” yang artinya jari. Jumlah jari adalah 10, sehingga memiliki bilangan angka 1 dan 0. Digital merupakan penggambaran dari keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off dan on yang merupakan bilangan biner. Sistem digital mengubah informasi menjadi bentuk sinyal yaitu disebut sinyal bit (binary digit) yang tidak mudah terpengaruh oleh gangguan. Konsep digital merupakan pemahaman tentang hal yang berlawanan, contoh mudahnya adalah kalkulator dimana memiliki tombol on dan off yang berlawanan, jika kita menekan tombol on(1) maka tampilan di kalkulator akan menyala, namun jika kita menekan tombol off(0) maka tampilan di kalkulator akan mati.

Sistem digital merupakan konsep yang menggunakan nilai diskrit/ diskontinu yang berarti terputus-putus untuk menyatakan suatu informasi tertentu yang dituangkan dalam angka, bilangan, huruf, atau simbol (Ir. Wijaya Widjanarka N, 2006 : 5). Hal ini berbeda dengan sistem analog yang kontinu sebagaimana yang digunakan pada jam yang memiliki jarum detik yang bergerak secara kontinu/terus-menerus. Bandingkan dengan jam digital yang jarum detiknya bergerak secara berlainan/diskrit (Mulyadi, 2007 : 287) . Saat ini istilah digital sering di asosiasikan dengan penggunaan kode binary dalam komputer dan peralatan elektronik lainnya. Digital merupakan salah satu perkembangan teknologi yang berkaitan dengan pergeseran dari bentuk analog ke digital, dari semua yang bersifat manual menjadi otomatis ,dan dari semua yang bersifat rumit menjadi ringkas.

Apa bedanya analog dan digital?

Perbedaan sebenarnya adalah dalam hal penyimpanan dan penyebaran data. Data analog disebarkan melalui gelombang elektromagnetik (gelombang radio) secara terus-menerus yang banyak mengalami gangguan. Sementara digital mengubah data menjadi sederhana yang terdiri dari 0 dan 1, yang akan lebih mudah disebarkan tanpa terjadi banyak gangguan.

Contoh pemahaman yang mudah tentang analog dan digital adalah kaset dalam bentuk pita kaset dan file MP3. Selain memiliki perbedaan kapasitas memori dimana MP3 memiliki memori penyimpanan data/ file yang jauh lebih banyak dibanding kaset, jika kita menyalin atau merekam pita kaset, hasilnya akan banyak ditentukan oleh alat perekamnya, kebersihan alat perekamnya dan lain-lain. Semakin banyak kita merekam di tempat lain, maka kualitas suaranya juga akan berubah. Berbeda dengan MP3, jika kita menyalin filenya maka kita akan mendapatkan salinan yang sama persis dengan aslinya berapapun banyakanya kita menggandakan file tersebut. Selain itu dalam hal praktis, MP3 lebih praktis dibanding kaset karena hanya dengan satu device/ alat saja, sementara kaset harus dengan walkman atau tape untuk bisa mendengar lagu.

Audio Digital merupakan versi digital dari suara analog. Pengubahan suara analog menjadi suara digital membutuhkan suatu alat yang disebut Analog to Digital Converter (ADC). ADC akan mengubah amplitudo gelombang sebuah analog menjadi digital yang merupakan proses konversi (Iwan Binanto, 2010 : 50).

Audio digital adalah harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman konvensional maupun suara sintetis yang disimpan dalam media berbasis teknologi komputer. Format encoding digital dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Musik Digital menggunakan sinyal digital dalam proses reproduksi suaranya. Sebagai proses digitalisasi terhadap format rekaman musik analog, lagu atau musik digital mempunyai beraneka ragam format yang bergantung pada teknologi yang digunakan. Contoh formatnya seperti MP3, WAV, AAC, WMA, Ogg, dst.

Berkaitan dengan audio digital adalah istilah Codec audio yang memiliki dua arti encode(mengkodekan) dan decode(menguraikan kode). Codec adalah nama teknis yang diambil dari singkatan compression/decompression atau compressor/decompressor atau juga coder/decoder, yang artinya adalah program komputer yang berfungsi mengecilkan (compress) file-file, lalu mengembalikannya ke ukuran semua (decompress). File-file multimedia seperti audio, mp3 atau lagu, dan file-file film atau video biasanya punya ukuran yang besar, disinilah codec dibutuhkan. Pada perangkat lunak, codec adalah program computer yang memapatkan data digital audio sesuai format file audio yang diberikan. Pada perangkat keras, codec mengubah sinyal analog menjadi digital. Tujuan codec adalah untuk mempresentasikan sinyal audio berketepatan tinggi (high density) sehingga efektif memperkecil penyimpanan untuk pengiriman file audio (Iwan Binanto, 2010 : 55). Saya sendiri juga sudah banyak merasakan manfaat codec ini dimana saya sering memasukan lagu-lagu ke dalam handphone saya dengan mengkompresnya sehingga ukurannya mengecil.

Contoh Teknologi Audio Digital :

• Digital Audiotape : adalah media perekaman yang membentang jurang dua teknologi yaitu antara analog dan digital. Pada satu tangan, menggunakan pita sebagai media perekam, di sisi lain, menyimpan sinyal sebagai data digital dalam bentuk nomor untuk mewakili sinyal
audio. Bentuknya seperti compact audio kaset.

Compact Disc :
- High-density compatible digital (HDCD), dimiliki oleh Microsoft, adalah sebuah proses rekaman yang meningkatkan kualitas audio dari compact disc, memberikan hasil akhir yang lebih bisa diterima dari CD audio standar. Dimana memiliki penyaringan yang dapat mengurangi distorsi, gangguan, keakuratan dan suara yang lebih alami.

-Super Audio CD (SACD). Philips dan Sony telah menghasilkan spesifikasi alternatif yang disebut Super Audio CD yang menggunakan metode berbeda yaitu pengkodean audio. SACD dirancang untuk tidak bisa dikopi dan membutuhkan player khusus. SACD memiliki kelebihan dibanding CD sebelumnya karena memiliki keakuratan dan kejernihan tingkat tinggi.

DVD-Audio: DVD-Audio dirilis pada bulan April 1999. DVD-Audio dapat memberikan stereo berkualitas tinggi daripada CD, dengan tingkat sampling hingga 192 kHz (dibandingkan dengan 44,1 kHz untuk CD).

• MP3: Adalah singkatan dari MPEG 1 layer 3. MPEG adalah Moving Pictures Experts Group yang merupakan bentuk standar file audio dan video. MP3 merupakan salah satu perkembangan teknologi audio yang masih populer hingga saat ini. MP3 adalah salah satu format berkas pengkodean suara yang mempunyai kompresi yang baik, hal itu menyebabkan ukuran dari berkas it sendiri bisa menjadi lebih kecil. Contoh MP3 adalah Ipod yang akan dibahas setelah ini.

• Ipod : merupakan pemutar media digital yang diproduksi oleh Apple. Ipod merupakan alat pemutar musik atau lagu-lagu dengan memori besar yang bisa menyimpan ribuan file lagu. Disamping itu, ipod juga memiliki kepraktisan dalam hal ukuran yang kecil, ringan dan mudah dibawa bahkan dikantongi.

• Podcasting : Podcasting adalah aktifitas merekam suara, biasanya dalam format MP3, lalu di unggah ke internet dan bisa diunduh dan didengarkan oleh siapa saja. Podcasting umumnya dilakukan secara berkala, seperti halnya kita menulis di blog dan siapapun bisa berlangganan secara rutin lewat teknologi feed/rss seperti halnya di blog. Podcasting adalah distribusi file audio atau video, seperti program radio atau video musik, melalui Internet menggunakan RSS (sindikasi benar-benar sederhana) untuk mendengarkan pada perangkat mobile dan komputer pribadi.

• Wireless MP3 : adalah teknologi tanpa kabel, dimana melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Wireless MP3 merupakan teknologi tanpa kabel yang digunakan pada MP3 untuk mendengarkan musik.

• P2P Music File Sharing : Berbagi file atau sharing file saat ini sudah sangat umum dilakukan oleh pengguna komputer. Kita bisa memperoleh program untuk sharing P2P (peer-to-peer) dan dapat berbagi berbagai file seperti musik, video atau software lain. Kita bisa menggunakan program tersebut secara gratis. Contoh file sharing yang bisa untuk mencari musik dan video adalah seperti 4shared.com, untuk jenis file lainnya bisa ke xFiles, rapid share, dst.


Kelebihan dan kekurangan audio digital :

Manfaat utama sistem digital adalah kemampuan untuk menyimpan, mengambil dan mengirimkan sinyal tanpa kehilangan kualitas. Sehingga audio digital memiliki beberapa kelebihan yaitu :

• Format yang beragam dapat disesuaikan dengan teknologi yang digunakan. Contohnya seperti lagu dengan format MP3 yang bisa disesuaikan dengan teknologi musik di ponsel/handphone.

• Mudah untuk menyalin (mengcopy) file dengan kualitas salinan yang serupa dengan aslinya, sehingga memudahkan penggandaan dari pihak perusahaan rekaman tanpa menurunkan mutu. Contohnya : file lagu, musik atau video yang dapat dengan mudah kita copy melalui komputer misalnya, akan memiliki kualitas yang sama dari file aslinya.

• Proses penjualan dengan pendekatan satu lagu terbukti jauh lebih efektif dan efisien ketimbang medium analog seperti kaset atau CD.

• Sinyal pada audio digital tidak mudah terpengaruh oleh berbagai gangguan dan memiliki kualitas suara yang tinggi. Tidak seperti pita kaset pada sistem analog dimana bisa terjadi penurunan kualitas suara akibat gangguan seperti pita kaset rusak atau kotor.

• Dapat disalin dengan jumlah yang tak terbatas. Rekaman digital dapat benar-benar tidak terbatas, meskipun media konvensional atau analog (CD, DAT, dll) mulai membusuk secara fisik, namun file audio digital dapat dengan mudah disalin ke media yang baru tanpa kehilangan informasi.

• Kecepatan tinggi, karena proses teknologinya dilakukan melalui pengiriman muatan tinggi bukan gerakan mekanis berbentuk gelombang.

• Keakuratan tinggi, karena memiliki sifat yang berlawanan dimana hanya mengenal dua alternatif yaitu ada muatan listrik atau tidak ada muatan listrik sehingga keakuratan menjadi sangat tinggi. Teknologi digital yang memiliki keakuratan tinggi bila diduplikasi, maka hasilnya akan memiliki kualitas yang sama meskipun berkali-kali.

Namun, disamping kelebihannya, ada juga beberapa kelemahan audio digital, yaitu :

• Transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.

• Menimbulkan maraknya terjadi pembajakan yang sangat merugikan pihak tertentu akibat kemudahan perekaman dan penyalinan rekaman. Atau salinan yang tidak sah yang melanggar hak cipta aslinya.

• Penyebaran musik digital di internet tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh label sehingga mempengaruhi pemasukan untuk label.

Berkaitan dengan isu-isu maraknya pembajakan, maka ada yang disebut sebagai DRM/ Digital Management Rights atau manajemen hak-hak digital yang merupakan teknologi untuk melindungi dan mengamankan (membatasi) pemakaian materi digital seperti pencegahan akses data, penyalinan data atau konversi ke beberapa format oleh pemakai yang berguna menjamin hak dan kewajiban antara penerbit (seller) dan pemilik hak cipta. Hal ini dibutuhkan oleh pemegang hak cipta untuk mencegah duplikasi yang tidak sah pekerjaan mereka, baik untuk mempertahankan integritas artistik atau untuk memastikan arus pendapatan tetap. (Robert D, Michael P, Dean A : 254) Manajemen digital sebenarnya bisa mencegah para pengguna dari melakukan pelanggaran hak cipta dengan lebih efektif dibanding UU hak cipta. Menurut saya, hal ini memang akan menimbulkan banyak kontra karena para pemakai tidak bisa bebas menyalin suatu file, namun untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyalahgunaan dan pembajakan yang dapat merugikan orang lain hal ini memang harus dilakukan. Sama halnya seperti kebebasan yang diberikan harus dibatasi agar tidak semena-mena.

MASALAH HUKUM : PEMBAJAKAN PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)


Kemajuan teknologi memberikan banyak pilihan bagi masyarakat dalam menggunakan inovasi-inovasi teknologi tersebut untuk kehidupan sehari-hari. Saya sendiri pun menjadi salah satu pemakai teknologi khususnya program komputer/ perangkat lunak berupa software. Masyarakat memiliki kebebasan untuk dapat menggunakan teknologi tersebut secara luas untuk mengakses informasi dan lain-lain. Namun ternyata kebebasan tersebut disalahgunakan dan dilakukan dengan seenaknya, hal ini dibuktikan dengan banyaknya masalah pembajakan hak cipta program komputer yang dilakukan pihak-pihak tertentu. Padahal program komputer adalah software dari sebuah komputer yang dilindungi oleh hak cipta, hal ini sesuai dengan UU no. 19 tahun 2002 tentang hak cipta yang mengatur perlindungan terhadap program komputer.

Sebuah tantangan yang dihadapi industri komputer saat ini adalah pembajakan perangkat lunak , penyalinan ilegal dan distribusi perangkat lunak. Hal ini merupakan masalah ekonomi dimana pendapatan perusahaan pencipta software hilang/ menurun dan masalah hak kekayaan intelektual. Pembajakan perangkat lunak merupakan suatu bentuk pelanggaran hukum, dimana dalam hal ini telah terjadi penggandaan dalam jumlah yang banyak dengan tanpa izin atau diluar dari apa yang telah diatur oleh UU hak cipta (Dominikus Juju dan MataMaya Studio, 2008 : 196).

Dilema yang ada saat ini adalah, mungkin peraturan terhadap pembajakan dapat diberlakukan untuk melindungi hak kekayaan intelektual, seorang pembajak mungkin dapat ditangkap, tapi bagaimana dengan ribuan individu pengguna yang mungkin menyalin perangkat lunak baik untuk dijual maupun untuk penggunaan pribadi? Inilah yang menjadi pertanyaan kita semua. Seperti kita ketahui bahwa teknologi yang sudah beredar luas akan sulit untuk bisa mengaturnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa saya menjadi salah satu orang yang juga memakai software bajakan berupa kaset dvd dan vcd dengan alasan harga yang lebih murah dibanding aslinya. Hal ini memang tidak dibenarkan karena sama saja kita mendukung perbuatan “mencuri” mengambil hak orang lain demi keuntungan sendiri. Namun begitulah yang terjadi saat ini, memberantas software ilegal atau bajakan di indonesia bagaikan merapikan benang kusut. Jangankan memberantas habis, menurunkan tingkat pembajakan saja merupakan pekerjaan yang sepertinya sulit dilakukan.

Dongle :

Menghadapi masalah ini, beberapa perusahaan computer dan software telah menyiasati dengan mengadopsi perangkat keras berbasis proteksi. Contohnya adalah dengan Dongle yang merupakan bagian kecil dari perangkat keras yang menghubungkan ke komputer. Dongle adalah alat proteksi software yang digunakan untuk tujuan perlindungan salinan atau pengesahan dari perangkat lunak.

Dengan proteksi dongle, tidak masalah jika pengguna membajak atau menyalin software, Karen aprogram software dirancang untuk tidak akan bisa bekerja tanpa ada dongle yang terpasang di computer, sehingga pembajak tidak bisa melakukan duplikasi (Agustinus Stephen, 2007 : 139).

Kesimpulannya, menurut saya mengatasi masalah ini memang sulit, namun harus tetap diusahakan. Harus ada penegakan hukum yang jelas dan tegas. Pembajakan perangkat lunak adalah masalah besar, terutama di era informasi, dan produsen telah mengambil langkah-langkah untuk memeranginya, namun upaya pemerintah dan hukum harus tetap dijalankan. Saya sangat setuju dengan salah satu pembahasan di buku The New Communications Technologies : Applications, Policy, and Impact karya Michael M dan Barbara L yang membahas tentang pendidikan yang merupakan salah stau cara mengatasi masalah pembajakan ini. Menurut saya, hal tersebut patut dibenarkan, karena pendidikan sangat penting dalam mendidik dan mengajar manusia tidak hanya dari segi pengetahuan tapi juga dari segi kesadaran dan psikologi. Banyak orang menganggap bahwa kekayaan intelektual tidak dipandang sebagai sebuah uang atau property nyata lainnya, justru beranggapan bahwa kita tidak boleh mencuri uang, tapi tidak apa-apa untuk menyalin sebuah disc. Hal ini jelas tidak benar, maka dari itu butuh pendidikan benar untuk menciptakan kesadaran para pemakai teknologi. Intinya, pembajakan akan sangat merugikan penciptanya karena mereka tidak mendapat royalty dengan barang yang mereka ciptakan, maka dari itu kita harus sadar dan menghargai karya-karya orang lain.

Y2K (MILLENIUM BUG)

Masalah Y2K (Year 2 Kilo) atau masalah tahun 2000 merupakan masalah yang dihadapi program-program komputer yang menyimpan tahun dalam format dua digit, misalnya tahun 1995 maka ditulis di computer menjadi tahun 95. ketika memasuki tahun 2000, format tahun menjadi 00 sehingga ketika aplikasi mengurangkan tahun 2000 dari tahun 1998, maka akan dihitung dengan 00 dikurang 98 yang hasilnya justru malah -98. Hal ini akan menyebabkan aplikasi tersebut memberikan jawaban yang salah dan menimbulkan kegagalan komputer (Raymond McLeod dan George P, 2008 : 16).

Y2K membawa ketakutan akan terjadinya bencana misalnya, fasilitas-fasilitas penting seperti PLTN dan penerbangan pesawat terbang dimana tanggal dan jam menjadi bagian penting dalam pemrograman. Contohnya 29 September 1991 ditulis 290991, komputer tidak dapat membedakan antara tahun 1900 dengan tahun 200 dimana dua digit terakhirnya sama-sama 00 (Theodorus M, 2007 : 419).

Ada berbagai pandangan dan pendapat dari berbagai kalangan terhadap permasalahan Y2K ini, ada yang merasa masalah ini sangat berbahaya, namun ada juga yang beranggapan bahwa masalah ini adalah hal yang terlalu dibesar-besarkan. Menurut saya, beragam persepsi memang boleh saja ada, memang Y2K tidak menimbulkan korban jiwa namun juga menyebabkan beberapa kesalahan di dunia yang dapat segera diperbaiki. Contohnya seperti kartu kredit yang ditolak karena masa berlakunya habis tahun 2000, tapi dibaca komputer sebagai 1900, Peta cuaca yang kacau di Paris ketika melewati tahun 1999 menjadi tahun 19100, Display yang dipasang BI di Indonesia sempat mengalami kesalahan membaca tahun. Saat
melewati pukul 00.00 WIB, display bukannya menunjukkan angka 2000 tetapi ke
angka 1900. Menurut saya masalah ini harus dijadikan pelajaran bagi kita semua, terutama perusahaan-perusahaan yang berhubungan erat dengan teknologi komputer agar untuk kedepannya tidak terjadi lagi dan tidak menimbulkan ketakutan masyarakat serta dilakukan pengembangan, perbaikan dan kemajuan teknologi terus-menerus.

ARTIFICIAL INTELLIGENCE

Artificial Intellegence atau kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditujukan pada komputer untuk dapat melakukan hal-hal yang dilakukan manusia dan dianggap cerdas oleh manusia (Kusrini, 2006 : 3). Sementara menurut Encyclopedia Britannica, kecerdasan buatan merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan. Menurut saya, intinya kecerdasan yang sengaja dibuat sebagai hasil buatan manusia dalam hal ini yaitu komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin komputer agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Seperti kita ketahui bahwa teknologi komputer saat ini sudah sangat canggih dan bisa dikatakan sangat cerdas dan cepat. Contohnya saja adalah program penghitungan angka di komputer melalui program Microsoft Excel yang sangat tepat dan akurat. Menurut saya, komputer justru bekerja jauh lebih cepat dibanding manusia itu sendiri.

Ada tiga tujuan kecerdasan buatan yaitu, membuat komputer lebih cerdas, memahami tentang kecerdasan, dan membuat komputer lebih bermanfaat. Hal ini akan membantu manusia dalam menggunakan teknologi mesin komputer dan mempercepat pekerjaan manusia. Beberapa yang termasuk kecerdasan buatan adalah :

• Natural Language Processing : Merupakan proses pembuatan model komputasi dari bahasa sehingga memungkinkan terjadinya interaksi antara manusia dan komputer dengan perantaraan bahasa alami yang dipakai manusia. contoh : “hapus semua file” = del dan kita tidak perlu membuat kalimat-kalimat meminta karena komputer sudah memahami anda dengan sistem bahasa yang sudah dibangun.

• Speech Recognition : Suatu perangkat yang bisa mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan manusia dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat. Kita dapat menginstruksikan komputer hanya dengan berbicara tanpa harus mengetik.

• Expert System : Program computer yang digunakan untuk membantu para ahli dalam memecahkan masalah dibidang-bidang spesilisasi tertentu seperti sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan sebagainya.

• Computer Vision : Ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Computer Vision adalah kombinasi antara Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola diman computer memiliki kemampuan untuk menganalisa wajah dan mata secara digital.

HUMAN COMPUTER INTERFACE

Perkembangan teknologi memungkinkan hampir setiap orang berinteraksi dengan komputer. Tidak hanya di perkotaan, bahkan masyarakat di pedesaan pun juga sudah mulai tersentuh dengan teknologi ini. Bisa dikatakan kehidupan manusia di zaman digital ini semua berkaitan dengan pemakaian teknologi komputer. Saya pun banyak menghabiskan waktu didepan komputer entah untuk mengerjakan tugas, browsing, mencari informasi sampai situs jejaring sosial. Tanpa sadar kita telah berinteraksi, “berdialog” dengan komputer yaitu dalam bentuk menekan tombol berupa tombol angka dan huruf yang ada pada keyboard atau melakukan satu sentuhan kecil pada mouse.

Ketika kita memakai komputer, kita berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon. Peralatan, perintah, ikon dan lain-lain dikenal dengan nama interface (antarmuka). Interface ini merupakan lapisan pertama yang langsung bertatap muka dengan pemakai. Intinya, interaksi ini bertujuan untuk membantu kegiatan dan pekerjaan manusia serta untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang kita perlukan selama kita bekerja pada sebuah sistem komputer.

Ada dua bentuk interaksi antara manusia dan komputer :

• Interaksi langsung : dialog antarmuka dengan adanya feedback. Contohnya ketika kita mengetik karakter pada keyboard, hasilnya akan muncul dilayar.

• Interaksi tidak langsung : proses dibelakang layar dan proses sekali jalan. Contohnya komputer melakukan proses komputasi pada CPU (Feri Sulianta, 2010 : 47).

REFERENSI :
Binanto, Iwan. (2010). Multimedia Digital Dasar Teori + Pengembangannya. ANDI. Yogyakarta.

Hisrich, Robert D., Peters, Michael P. & Shepherd, Dean A. Entrepreneurship Kewirausahaan. Salemba Empat. Jakarta.

Juju, Dominikus. & MataMaya Studio. Teknik Menangkal Kejahatan Internet untuk Pemula. PT Elex media Komputindo. Jakarta.

Kusrini. (2006). Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. ANDI. Yogyakarta.

McLeod, Raymond. & Schell, George P. (2008). Sistem Informasi Manajemen. Salemba Empat. Jakarta.

Mulyadi. (2007). SistemPerencanaan dan Pengendalian Manajemen. Salemba Empat. Jakarta.

Stephen, Agustinus. (2007). File Piracy : Membongkar Seluk-Beluk Pembajakan dan Pencurian File di Internet. PT Elex media Komputindo. Jakarta.

Sulianta, Feri. (2010). IT Ergonomics. PT Elex media Komputindo. Jakarta.

Tuanakotta, Theodorus M. (2007). Setengah Abad Profesi Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta.

Widjanarka N, Ir. Wijaya. (2006). Teknik Digital. Erlangga. Jakarta.

.

.

Konvergensi Media sebagai Bukti Kedinamisan Dunia Teknologi

Perkembangan teknologi kini sudah tidak bisa dihindari lagi, salah satu buktinya adalah dengan adanya konvergensi media. Konvergensi media adalah penyatuan atau penggabungan berbagai media dan teknologi komunikasi. Konvergensi media merupakan integrasi dari fungsi-fungsi beberapa media ke dalam satu media. Hal ini membuat runtuhnya tembok pemisah antara berbagai teknologi dan aplikasi komunikasi dan informasi, sehingga antara teknologi satu dan yang lainnya tidak dapat dibedakan lagi. Konvergensi muncul didorong oleh kebutuhan pengguna akan beberapa fungsi teknologi. Fungsi-fungsi tersebut awalnya berada pada media yang berbeda-beda, karena dorongan ini maka dihasilkanlah perpaduan dari beberapa fungsi ini ke dalam satu media saja. Disinilah konvergensi terjadi.

Konvergensi berkaitan dengan dunia digitalisasi . Setiap informasi berkembang dari format analog menjadi format digital. Apa itu digital? Teknologi digital berkaitan dengan internet, maka dari itu konvergensi memungkinkan bergabungnya media telekomunikasi tradisional dengan internet sekaligus. Dibanding analog, digital memiliki beberapa kelebihan seperti memproses informasi lebih cepat, tidak mudah terganggu oleh gangguan luar seperti cuaca dan bangunan, dan tampilan yang modern. Konvergensi teknologi yang besar dimulai ketika ditemukan telepon, televisi dan komputer yang kemudian teknologi ini disatukan dengan teknologi internet yang akhirnya berkembang tanpa batas.

Fenomena konvergensi media yaitu hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dengan teknologi komunikasi tradisional (Preston, 2001 : 2).

Banyak sekali contoh konvergensi media saat ini, berikut saya paparkan beberapa contohnya :

Televisi digital, televisi multisaluran/televisi kabel. Saat ini masyarakat tidak hanya menonton televisi dari televisi saja. Konvergensi terjadi antara komputer dan televisi, dimana kita bisa menonton televisi melalui komputer. Tidak hanya itu, bahkan televisi bisa ditonton melalui ponsel. Hal ini membuktikan konvergensi media membuat berbagai hal menjadi praktis dalam satu media, bayangkan saja sekarang kita bisa menonton televisi kapan saja dan bisa dibawa kemanapun melalui ponsel tanpa harus duduk diam menonton televisi dirumah. Komputer kini tidak hanya digunakan untuk akses informasi  dan mengolah data informasi saja, namun sudah bertumbuh dengan adanya akses internet dan siaran televisi. Menurut saya, konvergensi media mengubah paradigma orang tentang televisi, dulu saya hanya  beranggapan bahwa televisi itu berbentuk besar, kotak, memiliki antenna dalam dan luar. Namun perkembangan yang terjadi membuat paradigma saya berubah bahwa televisi memiliki berbagai bentuk, mulai dari televisi di ponsel yang berukuran kecil, televisi di komputer sampai layar LCD televisi yang besar. Ada juga televisi kabel dari konvergensi antara televisi dan telepon, yang memungkinkan penggunanya untuk bisa memilih sendiri siaran yang disukai serta mengajukan permintaan siaran melalui layanan telepon yang disediakan.

Hanphone/ ponsel. Konvergensi media terjadi juga pada ponsel. Kita tidak menggunakan ponsel hanya untuk komunikasi saja tapi ada fungsi-fungsi lainnya. Saat ini terdapat banyak layanan-layanan media didalam ponsel, yang tidak terbatas hanya untuk sms dan telepon. Kamera foto, video, musik atau mp3, televisi, radio, 3G, bahkan akses internet ada dalam satu media ponsel. Hal ini jelas memudahkan dan menguntungkan pengguna ponsel dalam melakukan berbagai aktifitas. Pengguna tidak perlu membeli kamera foto yang harganya cukup mahal, tapi bisa memotret dengan menggunakan ponsel.

Televisi online. Adalah televisi melalui internet dimana teknologi ini adalah penggabungan dari media televisi dan internet. Masyarakat sekarang bisa menonton televisi melalui internet.  Di Indonesia sendiri contoh-contoh televisi online adalah seperti yang dimiliki  Metro TV yaitu www.metrotvnews.com, dan SCTV yaitu www.liputan6.com.

IPTV (Televisi Internet protokol) Merupakan televisi hasil konvergensi dari siaran televisi, televisi kabel, akses internet dan layanan telepon yang dikirimkan menggunakan protokol Internet melalui jaringan broadband (August E. Grant & Jennifer H. Meadows, 2008 : 113). IPTV merupakan televisi interaktif yang menggambarkan konvergensi televisi dengan teknologi media digital seperti komputer, perekam video pribadi,  dan perangkat mobile telepon, yang memungkinkan interaktivitas pengguna. Konsep program interaktif ini  berupa kuis interaktif, partisipasi penonton, pemilihan akhir drama, dan memesan produk atau home shopping.


Hadirnya internet membuktikan konvergensi media.  Cukup dengan satu media komputer kita sudah bisa mengakses berbagai informasi, membaca surat/email, menonton televisi, mendengarkan musik, radio, layanan banking, berbicara melalui video (skype), dan menelepon. Wah, saya sendiri pun tercengang dengan perkembangan teknologi yang canggih ini.

IPad merupakan bentuk dari salah satu perkembangan teknologi yang maju. IPad adalah produk konvergensi dari telepon dan komputer. Perpaduan dua media ini menghasilkan media yang canggih dan modern dimana IPad menyajikan bermacam-macam layanan yang ada di telepon maupun di komputer termasuk akses internet.

Berbicara tentang implikasi (akibat, dampak, atau pengaruh) dari konvergensi media tentu banyak sekali. Konvergensi media memiliki implikasi positif dan negatif. Implikasi positifnya :

-          Konvergensi media memperkaya informasi secara meluas tentang seluruh dunia karena ada akses internet.

-          Memberikan banyak pilihan kepada masyarakat pengguna untuk dapat memilih informasi yang diinginkan sesuai selera, contohnya saja adalah televisi interaktif dan televisi multisaluran dimana pengguna memilih sendiri program siaran yang disukai. Sehingga penggunaan teknologi konvergensi menjadi lebih personal.

-          Lebih mudah, praktis dan efisien. Tidak perlu punya dua media kalau ternyata bisa punya satu media saja dengan dua fungsi.

-          Timbulnya demokratisasi informasi dimana semua orang bisa mengakses informasi secara bebas dan luas dengan berbagai cara dan bentuk.

-          Dalam implikasi ekonomi, konvergensi berpengaruh terhadap perusahaan dan industri teknologi komunikasi karena mengubah perilaku bisins. Keuntungan yang didapat dari hasil konvergensi media sangat menguntungkan dan memajukan perusahaan. Selain itu, mudahnya akses informasi membuat industri dan perusahaan semakin mudah dan cepat mengantisipasi tantangan, kebutuhan baru konsumen serta persaingan yang mengetat.

- Di bidang pekerjaan, jelas sekali di jaman sekarang ini jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi digandrungi banyak orang dan peminat seperti hal-hal yang berbau IT atau sistem informasi, menurut saya hal ini menjadi bukti kuatnya teknologi dalam kehidupan manusia.

-          Masyarakat mendapatkan informasi lebih cepat. Contohnya, para pembaca berita online hanya dengan mengklik informasi yang diinginkan di komputer maka sejenak informasi itu pun muncul.

-          Interaktif. Masyarakat bisa langsung memberikan umpan balik terhadap informasi-informasi yang disampaikan. Media konvergen memunculkan karakter baru yang makin interaktif, dimana penggunanya mampu berkomunikasi secara langsung dan memperoleh konsekuensi langsung atas pesan (Severin dan Tankard, 2001: 370).

-          Konvergensi media menyediakan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi secara visual, audio, data dan sebagainya (Preston, 2001: 27).

Konvergensi media juga tidak terlepas dari implikasi negatif, yaitu :

-          Perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadi kecanduan teknologi (cybermedia dan cybersociety). Adanya ketergantungan teknologi dimana segala sesuatu menjadi serba praktis dan otomatis. Menurut saya teknologi yang praktis memang bagus karena mempercepat dan memudahkan, namun hal ini juga bisa menjadi buruk jika kita tidak bijak menggunakannya,mengapa? Karena dengan adanya praktis kita cenderung menjadi orang yang “malas” dimana segala yang otomatis akan mempercepat hilangnya pekerjaan karena pekerjaan manusia sudah bisa digantikan dengan teknologi yang canggih.

-          Munculnya masyarakat digital/ masyarakat maya. Kemajuan teknologi konvergensi yang maju telah mempersempit jarak dan mempersingkat waktu. Jarak dan waktu sudah bukan masalah lagi, misalnya anda di Eropa dengan saya di Asia bisa saling berkomunikasi saat itu juga melalui internet atau media lainnya tanpa perlu bertemu langsung. Hal ini menimbulkan masyarakat maya dimana komunikasi langsung secara face to face sudah tidak diminati lagi. Pendapat saya ini diperkuat dalam buku berjudul Handbook of new media: social shaping and social consequences of ICTs, dikatakan bahwa media konvergen menyebabkan derajat massivitas massa berkurang, karena komunikasinya makin personal dan interaktif (Lievrouw dan Livingstone, 2006: 164).

-          Media cetak/media tradisional/media konvensional mulai kalah dengan media modern/media baru/ media online.

-          Kesenjangan sosial yang semakin besar.

Adanya dampak positif dan negatif dari konvergensi media pada akhirnya menimbulkan tantangan-tantangan baru yaitu :

-          Menurunnya media cetak, dimana media tradisional atau konvensioanal tertinggal sehingga pers tradisional digantikan oleh pers online. Dalam media digital wartawan bebas mengupdate informasi secara langsung dengan teknologi konvergensi, akibatnya fungsi editor berkurang dalam pers. Masyarakat melalui media digital dapat mengetahui berita pada waktu sesungguhnya atau pada saat peristiwa berlangsung, hal ini berbeda dengan media cetak yang harus menunggu keesokan harinya agar berita dapat disebarluaskan. Contoh konvergensi dalam hal ini seperti www.detik.com dan www.lintasberita.com . Ditambah lagi pemerintah juga sudah memanfaatkan teknologi konvergensi ini dengan membuka laman internet untuk publikasi informasi. Maka dari itu hal ini menjadi tantangan media massa konvensional agar tidak terus ketinggalan dengan media digital dan harus mengembangkan manajemen pemberitaannya menjadi lebih cepat, akurat, lengkap dan dapat segera diakses masyarakat di seluruh dunia.

-          Berkurangnya interaksi sosial secara langsung menyebabkan komunikasi yang tidak efektif. Hal ini sebagai tantangan dari dampak negatif konvergensi media dimana face to face mulai tidak diminati lagi, orang lebih cenderung suka berkomunikasi lewat media. Akibatnya adalah hilangnya social presence sehingga komunikasi tidak efektif. Mengapa tidak efektif? karena tidak melihat dan merasakan langsung ekspresi wajah serta bahasa tubuh lawan bicara yang akhirnya malah akan timbul kesalahpahaman isi pesan. Contohnya, sekarang orang lebih suka berbicara melalui ponsel dibandingkan bertemu langsung, alhasil resiko adanya misunderstanding semakin besar.

-          Timbulnya kesenjangan sosial yang semakin besar merupakan tantangan bagi konvergensi media. Dulu perbedaan kelas-kelas sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, dst, namun di masa digital kini, perbedaan kelas sosial semakin jelas terlihat karena dipengaruhi oleh kemampuan akses informasi seseorang. Contohnya, masyarakat di perkotaan dengan yang tinggal di pedesaan memiliki perbedaan dalam mengakses teknologi, dimana masyrakat di kota lebih cepat dan mudah dalam mengakses teknologi dibanding di pedesaan.

-          Hal lain yang menjadi tantangan konvergensi media adalah kesiapan masyarakat agar tidak menimbulkan cultural schock. Perkembangan teknologi seperti konvergensi media merupakan hal baru dan canggih bagi masyarakat, namun kadang sebagian masyarakat belum siap dengan inovasi teknologi ini baik siap secara ekonomi maupun secara pengetahuan. Maka dari itu, perusahaan-perusahaan yang menyediakan teknologi ini harus benar-benar memikirkan daya kesiapan masyarakat dengan hal yang baru, harus sepintar mungkin mengadaptasikan teknologi ini kepada masyarakat. Tantangan lainnya adalah latar belakang budaya dan kebiasaan teknologi masyarakat. Para pelaku konvergensi media harus bisa menyesuaikan teknologi konvergensi media ini dengan budaya-budaya yang ada dalam masyarakat.

-          Tantangan selanjutnya adalah antara konvergensi dengan peraturan (regulasi). Dalam hal ini pemerintah selaku regulator bertanggung jawab penuh dalam menciptakan peraturan untuk melindungi seluruh masyarakat dari pengaruh negatif media dan mengatur kebebasan konvergensi media agar tetap pada batasnya. Hal ini diharuskan agar tidak terjadi tabrakan kepentingan yang merugikan satu pihak dimana biasanya para pengguna/masyarakatlah  yang menjadi korban konvergensi.

Regulasi berkaitan dengan seberapa jauh hak masyarakat dalam menggunakan/ mengakses media konvergensi serta seberapa jauh distribusi media konvergensi dapat dijangkau oleh masyarakat. Isi media konvergen juga harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan norma dan etika yang berlaku dalam masyarakat.

Kesimpulan saya, sudah jelas di tahun 2011 ini perkembangan teknologi tiada berhenti berkembang. Tahun berganti tahun kedepan perkembangan teknologi terjadi, pengetahuan manusia berkembang hari demi hari yang akhirnya menghasilkan inovasi kreatif dan kemajuan teknologi terus menerus. Konvergensi media merupakan bukti kedinamisan dunia yang selalu mengalami perubahan. Perkembangan yang terjadi memang akan menghasilkan masyarakat yang modern apalagi dengan konvergensi media ini, namun perlu digaris bawahi bahwa kemajuan yang ada juga harus disertai regulasi yang mengatur, mengapa? Karena regulasi sudah hampir ketinggalan dari perkembangan teknologi. Jangan sampai kemajuan besar-besaran yang canggih menjadi terlalu bebas sehingga tidak mempertimbangkan dan memperhatikan nilai sosial budaya, nilai moral dan etika yang ada di masyarakat. Perlu diingat pula bahwa teknologi hanya membantu memudahkan aktivitas masyarakat, bukan berarti menjadi mendarah daging sampai ketergantungan teknologi. Contohnya karena ada media konvergen, manusia jadi cenderung “malas” dan serba praktis. Maka dari itu kita harus pintar dan bijaksana dalam menggunakannya serta berhati-hati agar tidak terjebak dalam hal ini.. :D

Referensi :

Grant, August E. & Meadows, Jennifer H. (2008). Communication Technology Update and Fundamentals. Focal Press. USA.

Lievrouw, Leah A. & Livingstone, Sonia M. (2006). Handbook of New Media: Social Shaping and Social Consequences of ICTs. SAGE. London.

Preston, Paschal. (2001). Reshaping Communications: Technology, Information and Social Change. SAGE. London.

Setiawan, Judhie. (2009). Konvergensi Teknologi dan Media (internet). Tersedia dalam : http://www.slideshare.net/judhie/konvergensi (diakses 20 Maret 2011).

Severin, Joseph Werner. & Tankard, James W. (2001). Communication Theories: Origins, Methods, and Uses in the Mass Media. Longman. New York.

Dimensi Sosial, Politik, Ekonomi, dan Budaya dari Mesin Pencari ( Search Engines )

Dalam era digital dan globalisasi saat ini penggunaan internet sudah tidak asing lagi bagi manusia. Perkembangan teknologi komunikasi yang melesat maju membuat internet sangat penting dan berpengaruh besar terhadap kehidupan manusia. Internet adalah kumpulan jaringan dari jaringan-jaringan komputer dunia yang terdiri dari jutaan unit-unit kecil seperti jaringan pendidikan, bisnis, pemerintahan, dan lain-lain yang secara bersama menyediakan berbagai layanan informasi. (Buku 10 Jam Menguasai Internet : Teknologi dan Aplikasinya oleh Yuhefizar).
Banyak sekali contoh penggunaan internet yaitu, untuk menjalin pertemanan melalui jejaring sosial (facebook, email, friendster, twitter, dst), untuk perdagangan (e-commerce), untuk pengiriman pesan instan (melalui Yahoo Messenger dan Windows Live Messenger), dan untuk mencari informasi melalui mesin pencari/ search engines.

Melalui artikel ini saya fokus pada penggunaan internet untuk mencari informasi melalui mesin pencari (search engines). Mesin pencari merupakan website online yang paling sering diakses, contohnya adalah google.com, msn.com, dan yahoo.com yang memiliki posisi teratas. Search engines adalah mesin pencari yang menyediakan dan menampilkan informasi atau data yang diminta oleh pengguna. Kita menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi apapun, informasi global tentang seluruh dunia baik informasi kesehatan, perekonomian, kebudayaan, pemerintahan, hiburan, sampai bisnis produk dan jasa.. Jutaan orang pengguna internet semakin berkembang menggunakan mesin pencari untuk memenuhi kebutuhan akan informasi yang diperlukan. Menurut buku Kisah Sukses Google oleh David A. Vise (2006), jutaan orang menggunakan google setiap hari melalui lebih dari 100 bahasa, dan tuntutan untuk mendapatkan informasi apapun secara langsung saat ini bisa terpuaskan melalui google. Ditambah lagi David mengatakan bahwa baik pria maupun wanita, orang dewasa maupun anak kecil, pengguna komputer pakar maupun pemula, semuanya terpikat oleh daya tarik google.
Perkembangan teknologi yang disebut internet (search engines) telah mengubah pola interaksi masyarakat, yaitu; interaksi bisnis, ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini juga karena mesin pencari tidak lepas dari manusia, maka dari itu mesin pencari berpengaruh dan fokus terhadap dimensi sosial, politik, ekonomi, dan budaya masyarakat. Menurut saya, para peneliti yang ingin meneliti bagaimana orang menggunakan internet (search engines dalam hal ini) harus memiliki sampel yang representatif atau mewakili masyarakat secara keseluruhan. Maka dari itu penting bagi para peneliti untuk memfokuskan penelitiannya pada dimensi-dimensi keseluruhan dalam masyarakat yang dipengaruhi oleh mesin pencari. Dimensi-dimensi tersebut akan saya bahas dibawah ini.

Dalam dimensi sosial, mesin pencari seharusnya fokus mempertimbangkan faktor-faktor sosial penggunanya seperti kepercayaan dan demografi. Demografi berkaitan dengan usia, jenis kelamin, pertumbuhan penduduk, dst. Usia pengguna mempengaruhi dalam ia mencari. Orang-orang dewasa mungkin melakukan pencarian terhadap hal-hal berbau bisnis dan pekerjaan, sementara anak remaja mencari hal-hal berbau hiburan anak muda dan entertainment. Mesin pencari harus menyediakan berbagai informasi yang bisa diakses dan sesuai dengan segala usia. Dalam faktor jenis kelamin, pria dan wanita harus dapat kesempatan yang sama dalam mengakses informasi. Saya kurang setuju dengan penelitian dari artikel tersebut yang mengatakan bahwa pria dan orang dewasa muda dituntut harus lebih informatif dibanding wanita dan orang tua, menurut saya hal ini tidak adil karena semua orang seharusnya memiliki rasa informatif yang tinggi, semua memiliki hak yang sama dalam informasi. Wanita pada jaman sekarang memiliki hak dan kesetaraan dengan pria. Wanita dan pria sama-sama membutuhkan informasi. Begitu juga dengan anak muda dan orang tua, menurut saya keduanya harus sama-sama informatif. Dimana anak muda yang masih memiliki jiwa aktif dan rasa ingin tahu tinggi sementara orang tua yang ingin terus memperluas wawasan informasinya untuk semakin menambah pengalaman. Selain itu mesin pencari berpengaruh juga terhadap sosial masyarakat, dimana mesin pencari menyediakan layanan berupa jaringan sosial yang menghubungkan antar sesama masyarakat dalam relasi sosial. Contohnya adalah yahoo, msn, dan gmail dimana melalui situs ini masyarakat dapat menjalin hubungan sosial dengan sesamanya. Mesin pencari juga berdampak pada perubahan sosial, masyarakat di pedesaan yang sekarang mulai mengenal internet dan google untuk mencari informasi untuk perkembangan wilayahnya. Hal ini akan mengubah struktur sosial di masyarakat itu sendiri.

Dalam dimensi politik, mesin pencari berkaitan dengan pemerintahan dan politik. Mesin pencari sangat berpengaruh terhadap kegiatan pemerintahan dan politik. Hal ini dibuktikan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah banyak dilakukan melalui internet. Informasi-informasi dan berita-berita tentang pemerintahan dan organisasi-organisasi politik banyak dipos di yahoo dan dapat dicari di google.
Hadirnya Internet telah menunjang efektifitas dan efisiensi operasional perusahaan atau pemerintah, terutama peranannya sebagai sarana komunikasi, publikasi, serta sarana untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh sebuah badan usaha dan lembaga lainya termasuk pemerintah. Internet (mesin pencari) bagi sebuah organisasi partai politik dan pemerintah, sangat memiliki peranan yang penting, terutama fungsinya dalam menyampaikan program-program organisasi partai politik maupun pemerintah (fungsi publikasi/kampanye). (http://www.goechi.com/webpartai.html).

Dalam dimensi ekonomi, perkembangan teknologi internet juga mempengaruhi perkembangan ekonomi. Melalui google dan mesin pencari lainnya banyak pengusaha dan penjual yang memposkan atau mengiklankan produk dan jasa mereka di google atau mesin pencari lainnya. Sehingga ketika pengguna mencari suatu produk atau jasa mereka dapat mencarinya di google dan dapat menemukan dengan mudah dan cepat para penjual yang menjual produk tersebut. Dalam sebuah buku karya Shari Thurow yang berjudul Search Engine Visibility (2003), dibahas tentang sebuah organisasi penelitian yang mengkhususkan diri dalam meneliti pembelian dan perilaku konsumen, menguji dampak dari mesin pencari dan iklan banner di berbagai situs web untuk menentukan media pemasaran yang lebih efektif. Dalam setiap situasi, mesin pencari berada di peringkat atas. Mereka menemukan konsumen lima kali lebih mungkin untuk membeli produk atau jasa setelah menemukan sebuah iklan website melalui mesin pencari daripada melalui iklan banner. Hal ini membuktikan penggunaan mesin pencari bisa sangat efektif dalam dimensi ekonomi.

Dalam dimensi budaya, melonjaknya jumlah pengguna internet menghasilkan budaya baru dalam masyarakat globalisasi kini. Budaya internet yang bergantung dengan pemakaian internet dalam segala aspek kehidupan. Melalui mesin pencari seperti google, masyarakat mencari berbagai informasi dimana mesin pencari berpengaruh terhadap ilmu pengetahuan dan pandangan dunia. Masyarakat memiliki akses mudah dalam mencari berbagai informasi. Budaya masyarakat pengguna internet ini terbentuk mengalahkan pencarian melalui buku, perpustakaan, dokumen-dokumen tertulis, dst. Maka dari itu timbullah budaya informasi dan menyelesaikan masalah melalui internet. Selain itu mesin pencari juga berperan dalam pengenalan, sosialisasi dan penyebaran budaya, aturan, norma serta nilai baru dan kegiatan budaya dalam masyarakat. Dalam artikel tersebut dilakukan penelitian tentang masyarakat dalam mencari informasi kegiatan budaya, hasilnya adalah masyarakat cenderung beralih ke media tradisional seperti koran dan media siaran baru setelah itu melanjutkan dengan kegiatan online. Menurut saya hal tersebut dipengaruhi oleh budaya asli masing-masing masyarakat, ada kelompok masyarakat yang tidak begitu percaya sepenuhnya terhadap internet. Mereka lebih percaya dan biasa mengetahui informasi melalui koran dan siaran. Dipengaruhi juga oleh daya akses internet masyarakat yang berbeda-beda, di masyarakat perkotaan mungkin memiliki daya akses yang tinggi, namun di masyarakat daerah mungkin masih sedikit daya akses terhadap internet.

Search engines memang sudah sangat mem-booming di dunia, milyaran pengguna internet menggunakan mesin pencarian ini untuk membantu memecahkan berbagai masalah. Namun mesin pencari juga memiliki kelemahan dan kelebihan atau dampak negatif dan dampak positif. Kelemahan/dampak negatifnya adalah terlalu luasnya dunia maya sampai semua orang bisa mengepos informasi-informasi tanpa filter/ penyaring informasi. Informasi yang diposkan juga belum bisa dipastikan kebenaran dan keakuratannya, akibatnya banyak masyarakat yang menjadi kurang cerdas dan terjebak karena informasi yang tidak akurat. Masyarakat juga menjadi memiliki kebiasaan bergantung pada mesin pencari. Contohnya seperti budaya meng-copy artikel informasi dari mesin pencari, yang padahal informasi tersebut belum tentu valid. Banyak mahasiswa jaman sekarang yang melakukan copy paste dalam mengerjakan tugas dan untuk belajar tanpa ikut serta berpikir berdasarkan pengetahuan pribadi, bahkan tanpa melakukan edit sama sekali. Hal ini jelas harus dihindari karena akan mengakibatkan masyarakat yang tidak mau berpikir keras dan tidak berpikir kritis, hanya mengandalkan informasi yang sudah ada yang lebih cepat didapatkan. Masyarakat yang tidak mau berpikir adalah masyarakat yang tidak mencintai proses dan menginginkan segala sesuatu instan, hasilnya adalah menjadi masyarakat yang bodoh dan mudah ditipu. Internet memang diciptakan untuk menghubungkan secara global dan agar lebih cepat dan instan, namun bukan berarti kita terima begitu saja setiap informasi yang ada tanpa dianalisa terlebih dahulu. Kelemahan lainnya yaitu, informasi yang ada di mesin pencarian terlalu banyak dan terlalu banyak sumber sehingga kadang tidak sesuai dan tidak berhubungan dengan kata kunci dari informasi dan maksud yang ingin dicari oleh pengguna. Selain itu dalam artikel ditulis bahwa perusahaan mesin pencari memiliki banyak data informasi yang jarang dirilis kepada para peneliti. Saya kurang setuju karena menurut saya para peneliti ini justru meneliti kebenaran dan kefektifan data informasi yang disediakan mesin pencari, hal ini jelas sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menerima informasi yang benar adanya. Para peneliti bisa dikatakan sebagai filter dari setiap informasi dalam mesin pencari sebelum jatuh kepada masyarakat pengguna luas. Menurut LaQuey (1997), mengemukakan bahwa misi awal internet adalah menyediakan sarana bagi para peneliti untuk mengakses data dari sejumlah sumber daya perangkat-keras komputer yang mahal. Ditambah lagi menurut Hossein Bidgoli dalam bukunya The Internet Encyclopedia (2004), perbedaan pada semua kinerja mesin pencari benar-benar mengesankan. Untuk alasan ini, seorang peneliti yang efektif perlu terus menerus menggunakan berbagai mesin pencari, mengeksploitasi perbedaan-perbedaan mereka. Hal ini penting untuk mengeksplorasi halaman bantuan, menggunakan opsi pencarian canggih dan praktek beberapa kali. Tetap up to date pada perkembangan di mesin pencari juga penting, karena teknologi mengalami perubahan setiap hari. Jadi jelas sekali dalam hal ini peneliti sangat berperan penting. :)

Walaupun memiliki kelemahan, namun sudah jelas bahwa mesin pencari juga memiliki kelebihan/dampak positif yang sangat membantu kehidupan manusia. Mesin pencari memungkinkan pengguna untuk dapat mencari informasi secara mudah, cepat dan murah. Hanya dengan memasukan kata kunci, lalu semua informasi yang kita inginkan akan muncul. Fitur-fitur yang disediakan mesin pencari sangat menarik, menawarkan kemudahan akses internet, dan tata letak situs yang mudah dilihat. Beberapa ahli mengatakan bahwa mesin pencari merupakan salah satu fitur yang dimiliki sebuah situs untuk mencari sebuah artikel dengan memasukan kata kunci dan secara otomatis menampilkan artikel-artikel dalam database nya yang cocok dengan kata kunci yang dimasukan. (Buku Pintar Menguasai Internet oleh Darma, Jarot S, dan Shenia A). Selain itu, masyarakat menjadi tidak ketinggalan jaman dan ikut terus dalam perkembangan dunia globalisasi. Masyarakat jelas lebih memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih meluas, tidak hanya informasi dalam negeri saja tapi juga bisa tahu berbagai informasi di seluruh dunia.

Dalam artikel tersebut ditulis memang google.com merupakan mesin pencari yang paling popular dan digemari oleh penggunanya. Google memang menyajikan informasi yang tidak terbatas dan menyajikan fitur serta letak situs yang menarik dan mudah digunakan. Namun, menurut saya google agak kurang efektif untuk digunakan secara intensif sebagai acuan, karena informasi-informasi di google kurang spesifik yang disebabkan oleh jumlah orang yang mempos dan informasi yang tak terbatas. Contohnya, jika kita mengetik kata kunci, maka yang muncul adalah jutaan informasi artikel yang memiliki kata kunci tersebut dalam artikelnya sekalipun tidak sesuai dengan maksud sebenarnya dari kata kunci yang dicari. Disinilah diperlukan pikiran kritis dari penggunanya. :)

Dalam artikel ditulis memang kadang para pengguna tidak mengerti benar tentang konsep sebenarnya dari mesin pencari. Hal ini dikarenakan adanya kebingungan dalam membedakan antara search engine dengan web browser. Bahkan kadang para pengguna juga tidak menyadari jika mereka sedang menggunakan suatu situs dan ternyata situs tersebut adalah mesin pencari. Contohnya, yahoo.com, saya sendiri pun awalnya tidak menyadari bahwa yahoo adalah salah satu mesin pencari yang memang menyediakan berbagai informasi terkini yang terhangat diseluruh dunia. Dulu yang saya tahu hanya google dan Wikipedia saja sebagai mesin pencari. Jadi menurut saya hal ini harus diselesaikan agar setiap orang tidak hanya memakai tanpa mengetahui apa yang dipakai sebenarnya. Solusinya menurut saya bisa dilakukan dengan adanya penyuluhan dan penjelasan pemahaman dasar-dasar tentang mesin pencari.

Pengguna dari mesin pencari yang berbeda memiliki aktivitas yang berbeda juga dalam pencariannya. Misalnya para pengguna google akan cenderung mencari gambar-gambar dan kata-kata sulit, sementara para pengguna yahoo akan cenderung mencari informasi tentang kejadian-kejadian atau peristiwa-peristiwa terkini didunia. Hal ini dipengaruhi oleh bentuk pelayanan masing-masing mesin pencari. Pendapat saya ini diperkuat oleh referensi dari Buku Pintar Menguasai Internet oleh Darma, Jarot S, dan Shenia A (2009) yang mengatakan, cara kerja mesin pencari pada masing-masing situs sebenarnya hampir sama. Perbedaanya terletak pada jumlah data yang dimiliki dan metode pencariannya. Untuk mesin pencari yahoo, metode pencariannya mirip dengan google. Namun karena fitur email dan messenger yang paling sering digunakan, sehingga kita jarang memanfaatkan fitur pencarian.

Kesimpulannya, kemajuan teknologi didunia terus berkembang dan tidak dapat dihindari. Dalam hal ini mesin pencari berpengaruh dalam berbagai dimensi sosial, ekonomi, politik, dan budaya dalam mayarakat. Maka dari itu internet (search engines) tidak dapat dipisahkan dari perkembangan masyarakat itu sendiri. Penting bagi kita untuk mengikuti perkembangan tersebut dan terus belajar agar menjadi masyarakat yang kompeten dan memiliki kemampuan tinggi akan teknologi dan pengetahuan. Mesin pencari hanyalah salah satu alat untuk membantu kita menjadi manusia yang kompeten. Kita harus menjadi manusia yang informatif dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, maka dari itu dalam menggunakan mesin pencari kita harus paham bahwa alat tersebut adalah mesin pencarian informasi yang hanya membantu, sebagai pedoman dan acuan untuk kita tetap berpikir kritis terhadap semua informasi yang diberikan. Jangan sampai kita menjadi orang yang mudah bergantung dan tidak boleh tinggal diam menerima begitu saja, karena kita tidak tahu latar belakang orang-orang yang memposkan informasi di mesin pencari, kita bahkan tidak tahu seberapa kompeten orang-orang tersebut. Maka dari itu jangan terlalu cepat percaya. Kita juga harus memahami dengan benar apa itu mesin pencari, sehingga tidak hanya use tapi juga know.. :)

Link Artikel yang direspon : http://jcmc.indiana.edu/vol12/issue3/hargittai.html

Referensi :

Bidgoli, Hossein. (2004). The Internet Encyclopedia. Canada: John Wiley & Sons.

Darma., Jarot, S., & Shenia, A. (2009). Buku Pintar Menguasai Internet. Jakarta: mediakita.

PT Goechi Citra Persada. (2004). Party Website Development. Membangun Website Partai, Membangun Komunitas dan Simpatisan Online Partai (internet). Jakarta: PT Goechi Citra Persada. Tersedia dalam: http://www.goechi.com/webpartai.html (diakses 9 Maret 2011).

Thurow, Shari. (2003). Search Engine Visibility (internet). USA: New Riders Publishing. Tersedia dalam: http://books.google.co.id/books?id=XCi7RIA7ZnsC&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false (diakses 9 Maret 2011).

Vise, David A. (2006). Kisah Sukses Google (internet). Tersedia dalam: http://books.google.co.id/books?id=ky1KVyjEEQIC&printsec=frontcover#v+onepage&q&f=false (diakses 9 Maret 2011).

Yuhefizar. (2008). 10 Jam Menguasai Internet : Teknologi dan Aplikasinya (internet). Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Tersedia dalam: http://books.google.co.id/books?id=9fqjk7jC940C&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false (diakses 9 Maret 2011).

Dreams

A dream is a wish ur heart makes..when u re fast asleep.. in dreams u will lose ur heartaches, whatever u wish for u keep.. have faith in ur dreams and someday, ur rainbow will come smiling through..No matter how ur heart is grieving if u keep on believing, the dream that u wish will come true.. The dream that i wish will come true…
-Cinderella song-

Lagu ini sebenarnya sudah saya dengar semenjak saya kecil ketika film-film kartun walt disney sedang membooming.. Yaitu lagu dari kartun Cinderella versi walt disney yang merupakan salah satu film favorit saya.. Waktu saya kecil dulu saya bahkan tidak tahu apa arti kata-kata di lagu ini.. Dan lagu ini pun terlupakan seiring saya beranjak dewasa.. Sampai beberapa bulan yang lalu, kakak saya membawa lagu ini dan memperdengarkan kepada saya..Ketika saya mendengar kembali lagu ini..wah..its really great!what a great song! saya pun mulai mengerti apa arti lagu ini (maklum waktu kecil ga ngerti bahasa inggris.. hehehe..)

Lagu ini memang simple, tapi arti dari liriknya benar-benar powerful buat saya.. Setiap orang pantas untuk bermimpi, seberapa pun besarnya mimpi itu tidak ada seorang pun yang bisa membatasi.. Tapi kadang pertanyaan yang muncul di benak kita adalah “bagaimana saya mencapai mimpi saya dan bagaimana mungkin itu bisa tercapai?”.. Wah..pertanyaan itu juga selalu terngiang dipikiran saya.. Sebenarnya jawaban yang paling penting adalah “percaya”.. ketika kita percaya akan apa yang ingin kita capai kita jadi memiliki motivasi, ketika memiliki motivasi maka kita pun terpacu untuk berusaha mencapainya.. Kata “percaya” terdengar mudah, namun sebenarnya sangat sulit.. Kadang kita susah untuk bisa percaya akan sesuatu yang jauh lebih besar diatas kita, kita suka susah percaya akan mimpi yang “terlalu” luar biasa..Akibatnya, timbulah gunung keragu-raguan di hati kita “apa bisa saya mencapainya?”.. Di saat seperti itu justru munculah “penyakit” rendah diri yang menganggap saya bukan apa-apa, saya tidak mungkin mampu mencapai mimpi sebesar itu.. Kalo sudah terjangkit penyakit ini benar-benar gawat bin gawat! Rendah diri merupakan emosi negatif yang menimbulkan perilaku yang negatif juga..beda loh sama rendah hati…

Gimana caranya bisa membangun rasa percaya itu? Sadari dulu bahwa kita adalah ciptaan Tuhan yang ga sembarangan diciptakan.. Tuhan ga pernah iseng menciptakan seorang manusia.. Dia memikirkan setiap detail dari diri kita..Setiap manusia yang diciptakan memiliki tujuan.. Dan percaya deh, Tuhan ga ciptain kita buat jadi orang yang gagal atau jadi orang yang “biasa-biasa” aja.. Dia merancang hidup kita untuk punya mimpi yang besar dan jadi orang yang sukses (luar biasa, diatas rata-rata).. Saya dapetin pelajaran ini banyak dari gereja saya.. tapi menurut saya hal ini berlaku secara universal bagi setiap orang.. :D .. Ubah paradigma dan pikiran kita bahwa kita pasti bisa, caranya dengan perkataan.. jangan salah, perkataan itu memiliki kekuatan yang besar.. Kalau kita terus berkata pada diri sendiri “ Aku gagal,aku ga mampu, aku bukan apa-apa” maka jadilah kita seperti apa yang kita katakan.. Tapi coba kalau kita terus bilang “ aku pasti bisa!aku punya mimpi yang besar untuk menjadi orang yang besar juga!”..wah,kalo sudah punya pikiran dan paradigma seperti itu tinggal melangkah ketahap selanjutnya, yaitu berusaha dan bekerja keras..

Saya pribadi memiliki mimpi yang besar.. Saya ingin punya stasiun tv dan production house sendiri.. Dengan nilai-nilai baru dan program-program yang kreatif serta mendidik.. ga Cuma itu aja, mimpi saya banyak sekali.. saya sudah menulis dan me-list mimpi-mimpi saya mulai dari yang paling penting dan utama .. Saya sarankan teman-teman sekalian juga begitu..tulislah mimpi-mimpimu sehingga kita bisa selalu baca dan ingat sehingga terpacu untuk terus mencapainya.. kalo ga ditulis ntar malah kita lupain..Salah satu mimpi saya adalah keliling dunia..hahahaha.. saya yakin teman-teman sekalian juga pasti banyak yang bermimpi itu.. Itu jelas memerlukan banyak biaya, apakah mungkin? Bagi saya jelas mungkin!tidak ada yang mustahil selama kita percaya!

Terakhir, jangan lupa berusaha keras dalam mencapainya, disertai dengan doa juga loh..Doa itu menenangkan dan memberikan kita kekuatan..doa itu jelas penting, minta berkat dari Tuhan dalam melakukan segala sesuatu..Kita ga mungkin jalan sendiri..harus ada yang membimbing kita..percaya deh God knows the best!..Selain itu Ingat,jangan sampai kita ga punya kepercayaan, gimana kita bisa berusaha dengan keras kalau kita sendiri aja ga percaya dan yakin sama apa yang sedang kita lakukan dan apa yang mau digapai..Tapi ga cukup juga dengan percaya aja, percaya tanpa aksi mah artinya kosong! Bohong kalau kita bilang kita percaya sama mimpi kita tapi kita ga punya motivasi dan tidak terpacu berusaha..itu namanya percaya setengah-setengah.. Segala sesuatu yang setengah-setengah hasilnya juga akan setengah-setengah dan tidak akan pernah maksimal.. Hasil yang kita dapatkan nanti sesuai dengan seberapa usaha kita sebelumnya..Usaha yang kecil, hasilnya pun juga kecil..Usaha yang besar, sudah pasti hasilnya juga besar..
Seperti lagu diatas, keep on believing, the dream that I wish will come true.. terus percaya dan pegang mimpi-mimpi kita.. suatu hari nanti akan tercapai…. Kalau Cinderella memimpikan pangeran, lalu kamu? siapa atau apa yang menjadi “pangeranmu” ?? :D God Bless.. 

Help!

I dont really know how to use this blog.. need some help immediately!

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.